Friday, December 6, 2013

Alaric dan Hewan Peliharaan



Banyak yang bilang kalau umur 1 tahun dikasih hewan peliharaan akan sangat merepotkan terutama bagi orangtua nya, karena bukan hanya menjadi tugas tambahan untuk merawatnya, tetapi juga mengawasi anak ketika sedang berinteraksi dengan hewan peliharaannya.

Saya dan ayah nya pun sempat berpikir begitu walaupun kita tahu minat Alaric terhadap binatang sangat tinggi dibanding dengan mainannya.

Namun, semua itu berubah ketika pada suatu hari kita bersilaturahim ke rumah saudara yang kebetulan mempunyai kolam ikan. Ketika berada disana, tidak henti2nya Alaric berteriak .. ikan, ikan, ikan dan tidak mau beranjak dari tepi kolam sampai2 harus ekstra diawasi agar tidak tercebur kedalamnya *maklum isi kolamnya ikan lele* :-)

Melihat hal tersebut, spontan ayahnya langsung bertanya .. Abang mau pelihara ikan ? dan langsung dijawab ... mau mau *dengan gayanya yg lucu*. Dan ketika dalam perjalanan pulang pun, dimotor dia sibuk berceloteh .. ikan yah, ikan nda. Sampai akhirnya ditengah perjalanan ayahnya langsung menuju ke Borma untuk membeli aquarium dan aksesorisnya, serta sorenya langsung ke tempat penjual ikan hias.

Dan .... resmi lah pada saat umurnya 18m, Ikan menjadi hewan peliharaan Alaric.

Reaksi sesudah mempunyai aquarium ? jangan ditanya bagaimana hebohnya ketika harus mendampingi atau sesekali menasehati nya untuk tidak melempar apapun kedalam aquariumnya. 

 
Ketika sedang membersihkan pun, sesekali ayahnya melibatkan Alaric, dan pernah juga dia berhasil menangkap ikan yang ada di ember lalu dia lempar keluar rumah. Alhasil, ikannya pun mati krn lemparan keras dan terik matahari :-(

 
 Walaupun dalam kurun waktu 1 bulan ikan2 yang ada sudah berganti alias yang sebelumnya mati, namun ternyata sangat besar manfaatnya untuk kita. Dengan kata lain bisa untuk refreshing ayah dan bundanya ketika lelah, dan untuk Alaric juga sangat bagus untuk perkembangannya terutama mengenalkan terhadap berbagai makhluk ciptaan Tuhan, juga mengajarkan kasih sayang. 
 
Mau coba hewan peliharaan lain ? seperti nya kelinci akan jadi hewan peliharaan berikutnya :-)

Friday, October 11, 2013

Kebun Binatang Taman Sari - Bandung

Hari Minggu kemarin, saatnya memenuhi janji ke Alaric untuk ke Kebun Binatang *niat dari pas dia bisa jalan*. Kebetulan Raisa (sepupu Alaric) juga lagi main ke Bandung jadi sekalian bisa diajak juga.

Sebenarnya jarak dari rumah ke Kebun Binatang cukup jauh, tapi karena pengalaman seringnya pesan taksi tapi tak kunjung datang, akhirnya kita memutuskan untuk naik angkos saja. Pertama kita naik angkot 09 jurusan Derwati - Cicaheum turun di Jl. Supratman kemudian lanjut naik angkot Cicaheum - Ledeng berhenti di depan pintu masuknya. 


Dan ... setelah perjalanan selama hampir 2 jam, sampailah kita di Kebun Binatang Taman Sari - Bandung.

Tarif masuknya Rp. 20.000,- per orang untuk usia 3 tahun keatas. Jadi kemarin Alaric free charge alias gratis untuk masuk. 

Karena perut sudah keroncongan akibat perjalanan selama hampir 2 jam, ketika masuk dan melihat salah satu gerai makanan fast food kita putuskan untuk makan terlebih dahulu *kalau Alaric sudah bekal nasi pepes ikan tuna*
Selesai membeli makanan, liat2 sikon kog lebih enak makan di alam terbuka, jadi kita berjalan2 dan menemukan pelataran terbuka yang adem tepat didekat kandang buaya, beruang dan luwak. Jadi sambil bergantian makan, Alaric dan Raisha bisa melihat ketiga binatang tersebut.




Setelah selesai makan, kita lanjut untuk melihat2 hewan lainnya seperti aneka ular, aneka kura-kura, aneka burung, dll. 

  






Ditengah2 area kebun binatang, ternyata ada panggung pertunjukan terbuka, jadi kita bisa santai beristirahat sambil menikmati pertunjukan yang ada, dan kebetulan saat itu sedang dipertunjukkan atraksi pencak silat. 


Tepuk tangan melihat atraksi pencak silat

Setelah itu lanjut lagi melihat banteng, onta (sayangnya aric ga mau naik onta), rusa, merak, gajah  dan masih banyak aneka satwa lainnya. 





Puas berkeliling, ternyata didalamnya ada arena bermain untuk anak2 seperti ayunan, perosotan, dll. Hanya untuk masuk kedalamnya kita harus membayar lagi Rp. 2.000,- per orang. Lumayanlah untuk arena bermain yang usia nya sudah tidak baru lagi. Kita bisa melepas lelah sejenak sambil menunggu anak2 bermain. 


Senang main perosotan di arena bermain

Di sebelah arena bermain, kita yang muslim juga bisa menunaikan ibadah sholat. Hanya sayangnya petugas penitipan yang ada  (menurut saya) harus di 'tatar' ulang lagi. 
Kenapa ?  karena dia selalu meminta bayaran Rp. 2.000,-. Ketika saya tanya... sholatnya bayar ? dijawab dengan ketus .. kan jagain sendal. Padahal mah, posisi dia dimana posisi sendal dimana. Dan jarang sekali mereka (dia dan anaknya yang jaga) melihat ke tempat sendal. Dan jeleknya, kalau ada yang membayar Rp. 1.000,- tidak segan2 dia berteriak  menagih kekurangannya bahkan kalau anaknya yang terima uangnya, dia langsung marah ke anaknya dan menyuruh untuk menagih kekurangannya. 

So far, sebagai tempat Alaric belajar mengenal hewan, saya rasa Kebun Binatang Taman Sari ini ini sudah cukup. Hanya mungkin perlu ditambah lagi koleksi hewannya (kalau memungkinkan), karena kemarin kita mencari2 jerapah dan panda *hewan yang sudah Aric kenal melalui buku dan televisi* ternyata tidak ada.

Tuesday, September 3, 2013

(Review) Bobita Baby Carrier

Sudah lama ga nulis, tapi keingetan harus kasih review buat benda yang satu ini.
Kenapa ? karena benar2 membantu aktifitas hilir mudik kemarin, apalagi kita belum punya mobil pribadi alias harus naik kereta. 

Sebenarnya baby carrier sudah bukan barang baru untuk Alaric, karena sejak kepalanya sudah tegak, maka ketika bepergian saya lebih pilih baby carrier daripada baby sling atau gendongan lainnya *maklum, kesana kemari nya baru pakai motor*. 

Namun, sejalan dengan usia dan pertumbuhan berat badannya, tentu saja baby carrier yang ada sudah tidak memenuhi karena rata2 hanya bisa digunakan sampai berat anak 12 kg. Apalagi Alaric type anak yang suka bergerak kanan kiri melihat hal2 yang bisa ditemui  selama perjalanan, yang tentu saja selain tidak aman untuk dia juga merepotkan bundanya yang menggendong. 

Sebenarnya sih saya naksir salah satu baby carrier made in USA, apalagi tambah dikomporin sama genk ibu2 Nyubi. xixi ..  Tapi setelah dikuat2kan iman krn pengaruh 'kompor' dan melihat sudah ada baby carrier lokal yang kualitasnya ga kalah bagus, akhirnya pilihan saya jatuh kepada Bobita Carrier


Pas banget ketika kita butuh untuk mudik, pas Bobita ngeluarin type terbaru yang diberi nama Bobita® Carrier GEN2, yang klaimnya merupakan penyempurnaan dari generasi pertama, seperti : 

- Tali bahu yang lebar dengan bantalan yang tebal namun lembut 
- Bahan lebih lembut sehingga lebih mengikuti bentuk tubuh -> cocok untuk Alaric yang suka gerak gerak.
- Buckle standar militer yg dilengkapi dengan pengaman "3-point lock system" untuk mencegah gendongan terlepas (terbuka buckle-nya) secara tidak sengaja -> poin yang bikin kita pilih Bobita Carrier.
- Ada tambahan busa pada bagian paha anak, sehingga nyaman dan tidak terasa sakit bila digendong

Apalagi tali2 pengikatnya juga bisa diikat rapi sehingga tidak menjulur kemana2. Dan sudah dilengkapi juga dengan tas penyimpan, sehingga bisa tersimpan rapi dan ga repot cari tas penyimpan lain.  

Over all puas dengan Bobita Carrier, walaupun hanya produk lokal. Dan yang pasti perjalanan mudik Bandung-Jakarta-Indramayu-Jakarta-Bandung bisa lancar tanpa gangguan pegal di badan karena harus menggendong Alaric :-) 

Monday, July 1, 2013

Belanja Tengah Malam

Yap .... akhirnya saya tergoda juga euforia belanja tengah malam :-p
Padahal dulu saya sampai mikir2, itu orang2 pada ngapain sih malam2 belanja terus mau pula berdesak-desakan. 
Tapi ketika salah satu hypermarket mengadakan "Belanja Seru Tengah Malam" dan kebetulan pula kita belum belanja bulanan, jadilah merayu si ayah buat belanja kesana aja, sekalian menuntaskan rasa ingin tahu apa sih keuntungan belanja midnight sale. 

Akhirnya sepulang ngaji, kita langsung berangkat ke daerah Kiara Condong. Pas sampai di parkirannya sudah menduga ... ramai pisan. Setiap ada troly nganggur pasti sudah langsung disamperin orang. Kita berdua sih nyantai aja, karena pikiran masa sih troly sebanyak itu bisa langsung abis. 

Tapi pas kita sampai di lantai tempat hypermarket itu berada, olala .... ternyata kita tidak berhasil mendapatkan troly karena sudah habis dari tempat parkiran. Kepikiran utk nunggu di dekat kasir juga tidak berhasil, sampai akhirnya suami terpaksa balik lagi ke tempat parkiran untuk mengantri troly dari sana :-(
 

Perjuangan lanjut setelah sudah berhasil mendapatkan troly kemudian masuk ke area belanja .... Alamak, untuk berjalan pun sulit karena setiap gang sudah dipenuhi oleh troly2. Karena suami sedang memerlukan tempat minum untuk dipakai ketika tarawih dan itikaf nanti, maka saya berinisiatif untuk mengambil beberapa belanjaan yang diperlukan dan meninggalkan suami yang sibuk memilih tempat minum.

Ketika beberapa barang yang ada di list belanja sudah berhasil didapat, kami memutuskan untuk menuntaskan belanja tengah malam itu karena melihat antrian di kasir yang sudah semakin panjang. Saat sedang antri kasir pun saya masih bisa mengambil beberapa kebutuhan yang masih diperlukan, itupun dengan susah payah harus berjalan diantara troly-troly. 


Akhir kata, cukup pertama dan terakhir saja saya berbelanja ditengah malam seperti itu. Biarkan ada embel2 'SALE' tapi ternyata tidak sepadan dengan hasil yang didapat. Belum pula harus meninggalkan Alaric di rumah bersama mama.

Angkat jempol aja deh untuk para pecinta midnight sale, yang sanggup berbelanja ditengah malam dan diantara ribuan orang yang mempunyai maksud dan tujuan yang sama :-)

Tuesday, June 4, 2013

(Main Air) The Jungle Water Park - Bogor

Cerita nya ikutan acara bareng teman2 satu divisi kantor ayahnya *sayangnya musti BS-BS* :-( . Dan ternyata tujuan yang dipilih adalah the Jungle Water Park yang merupakan wisata air yang ada di kota Bogor. Tepatnya ditengah perumahan Bogor Nirwana Residence.

Karena rencana berangkat dari rumah jam 5.30 WIB, dan hari sebelumnya bunda masih ngantor, maka untuk bekal Alaric pergi sudah direncanakan buat Puding Roti Panggang dan Makaroni Schottel aja, yang baru sempat dieksekusi jam 3.00 pagi karena bunda nya tepar plus kelupaan beli susu UHT (ayah yg dimintai tolong beli juga ketiduran dan  baru jam 2 pagi susu UHT nya dibeli).




Dari rumah akhirnya kita berangkat ke kantor ayah di Naripan jam 5.30 WIB dengan perlengkapan yang lumayan juga utk perjalanan naik motor (baca : stroller i sport, 1 tas yang berisi perlengkapan & baju Alaric,  baju ganti ayah plus 1 cooler bag yang isi nya bekal Alaric selama pergi).

Baru berangkat jam 7.00 WIB dari kantor ayah, dan selama diperjalanan cuaca sangat tidak mendukung alias mendung dan turun hujan. Ditambah karena hari libur nasional, jadi sudah bisa ditebak kita sudah dihadang macet ketika masuk daerah TMII, juga pas mau persimpangan arah Bogor dan Ciawi, dan ... yang paling parah ketika kita sdh memasuki kota Bogor nya :-(.

Akhirnya baru lah kita sampai di pintu masuk The Jungle tepat pukul 12.00 WIB .. hiks.








Karena hari libur nasional, sudah pasti ga kaget lagi ngeliat lautan manusia tumplek di semua kolam  yang ada *beneran udah ga nafsu mau ngapa2in*. Untung nya, si ayah selaku koordinator piknik kali ini sudah memesan tenda untuk tempat berteduh, walaupun harus pakai acara gotong2 barang lagi, karena pihak the Jungle salah menempatkan tenda untuk kita. 





Alhamdulillah, ketika pertama kali diperkenalkan dengan kolam renang, Alaric sangat antusias bahkan sampai ga mau ketika diangkat untuk istirahat.

So far, karena tiba2 turun hujan dan lautan manusia yang bikin drop mood, jadi kita anggap aja jalan2 kali ini lumayan daripada tidak sama sekali sekaligus perkenalan Alaric dengan berbagai macam jenis kolam renang :-)

Next time mungkin harus cari timing yang pas, karena kemarin sampai tidak ada waktu untuk melihat koleksi aneka burung yang ada disana.

Tuesday, May 7, 2013

Alaric 1st Birthday


Yaaaaa .... 1st Birthday on April 22, 2013 (Bunda nya selalu late posting ya.. xixi)

Kosakata nya sudah pasti bertambah, seperti :
Ayah : ayah (bisa dengan jelas manggil ayahnya)
Aci : aki
Nek : nenek
Mama : mama (maksudnya adek saya)
Papa : papa (maksudnya adek ipar saya)
Ampu : lampu
Apu : sapu
Pus : maksudnya kucing
Cak : maksudnya cicak
Mbem : maksudnya mobil
Apa : kalau dia ingin tahu sesuatu hal baru, tapi sering juga dia bilang apa padahal maksudnya siapa :-)

Tapi ... masih belum bisa panggil Bunda :-(
 

Keahlian lainnya selain mengacak2 semua barang di rumah, juga semakin ahli memanjat. Untuk berjalan memang baru 2-5 langkah dan itupun juga harus 'dipancing' dahulu alias kita harus berada di depannya karena dia belum ada keberanian untuk berjalan sendiri.


Untuk ulang tahun pertamanya, saya dan ayahnya sepakat untuk tidak merayakannya. Karena kami berpikir toh dia masih belum mengerti. Selain itu memang perayaan ulang tahun merupakan hal yang bukan menjadi kebiasaan di keluarga kami. 

Dikarenakan Bunda nya sedikit2 bisa lah membuat kue ultah, jadi ya kita sepakat  membuat kue ulang tahun buat Alaric. Dan .... proses membuat kue diselingi dengan mengasuh anak plus bekerja di kantor ternyata (buat saya) tidak mudah, padahal edible image nya (foto kue dari sugar paper) sudah jauh2 hari dipesan dan dikirim ke rumah. Niat, wiken setelah hari ultahnya, namun ternyata hari Sabtunya tiba2 harus mengantar Bunda nya 'setoran' ke RS Hermina Arcamanik, trs pulangnya jalan2 dengan ayah ke 'kota' Bandung yang membuat kita semua langsung 'tepar' pas pulang.

Selain itu juga karena si mama (nenek tercinta Alaric) juga sedang pulang ke Jakarta, jadi otomatis ga ada yang bisa ngegantiin jaga Alaric kalau Bunda nya buat kue.
 
Ketika akhirnya proses eksekusi alias pembuatan kue nya tiba ... walaupun pilih menggunakan base cake yang mudah (brownies kukus), namun interupsi tengah malam dari Alaric yang meminta 'nen' sudah pasti membuat Bunda harus meninggalkan sejenak proses pembuatan kue nya dan membuat molor pembuatan kue nya (baca : bunda nya jadi ikutan ngantuk).

Alhamdulillah .... walaupun dengan model yang sederhana dan simple (krn buru2 dan diselingi pekerjaan rumah lainnya) , jadi juga kue Ultah untuk Alaric.

Semoga sehat terus ya sayang, jadi anak sholeh kesayangan ayah dan bunda juga selalu dimudahkan Rezeki oleh Allah SWT. Aamiin

Tuesday, April 23, 2013

Happy 1st Birthday Alaric


Happy 1st Birthday anak ayah dan bunda..

Tidak terasa sudah 1 tahun engkau menerangi hidup kami.

Semoga engkau selalu diberi keselamatan dan kesehatan, menjadi anak yang sholeh, rajin dan pintar, rajin ibadahNya, bisa menjadi penerus Qur'an dan Hadist, juga selalu dimudahkan rezeki oleh Allah SWT.

Aamiin :-)